Anggota DPR RI Asal Riau :  Optimis Pulau Rupat Berkembang

Riau, Indikatornews.com – Pulau Rupat merupakan salah satu pulau di Kabupaten Bengkalis, memiliki pesona alam yang masih asri dan alami, pastinya sangat menarik untuk dikunjungi.

Pulau yang memiliki dua Kecamatan yaitu Rupat dan Rupat Utara ini, dihuni kurang lebih 47.000 jiwa penduduk, dengan luas mencapai sekitar 1.500 kilometer persegi, pastinya akan menjadi obyek wisata populer di Provinsi Riau, mengingat di pulau tersebut menyajikan wisata alam, wisata bahari, hingga berbagai lokasi rekreasi yang menarik.

Sementara itu saat Anggota DPR RI, Sayed Abubakar Assegaf (SAA) berkunjung ke Pulau Rupat, ia mengatakan Pulau Rupat ini memang belum jadi sebagai daerah tujuan wisata, sebab perlu mendapatkan sentuhan-sentuhan lagi, baik itu dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten.

“Pulau Rupat ini merupakan potensi yang luar biasa yang kita miliki. Saya melihat pantai Pulau Rupat Utara ini tidak kalah dengan pantai yang ada di Bali, bahkan tidak kalah dengan pantai yang ada di Turki yang dirindukan orang. Artinya hanya butuh sentuhan lagi dari pemerintah dan perlu promosi yang besar,” kata Sayed, saat ditemui di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, belum lama ini.

Lebih lanjut Anggota DPR RI itu menyebutkan, kehebatan pantai ini bisa dilihat dari posisi geografisnya yang sangat menguntungkan, karena pulau ini dekat dengan Malaysia, Singapure.

Kemudian dari sisi budaya, antara Malaysia dan Riau ini tidak jauh berbeda. Jadi kalau orang Malaysia yang datang ke pulau ini, mereka itu tidak akan kaku dengan bahasa, dengan makanannya, karena hampir serumpun dengan mereka, dan ini menjadi nilai plus yang kita miliki dan harus kita dikembangkan, ungkapnya.

“Memang sekarang ini saya melihatnya, perhatian dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten itu sudah ada.  Namun membutuhkan waktu, sekarang ini meraka sudah mulai memperhatikannya, karena ini akan menjadi sumber perhasilan Riau kedepan. Maka pemerintah daerah, provinsi dan kabupaten wajib memperhatikan pulau ini. Kenapa, karena pendapatannya Riau dari sektor minyak pasti akan berkurang,” ujar Sayid

Putra kelahiran Siak Sri Inderapura ini juga mengajak masyarakat Riau, pemprov dan  kabupaten untuk sama-sama membangun, dimana mereka sudah mulai melirik potensi-potensi lainnya, salah satu yang kita miliki seperti Pantai  Pulau Rupat ini, yang bisa dijadikan sebagai salah satu sumber daya ekonomi kita untuk kedepannya.

Sayid juga menyinggung mengenai infrastruktur yang ada di Pulau Rupat, bila infrastrukturnya sudah baik, maka wisatawan dari Malaysia dapat berkunjung untuk liburan dalam waktu singkat, atau pulang pergi.

“Bahkan kalau infrastrukturnya sudah benar, penginapan sudah enak, bermacam-macam kegiatan wisata bisa kita kembangkan disini, event-event internasional itu kita bisa buat disini, seperti menyebarang dari Malaysia ke Pulau Rupat, itu bisa dijadikan event internasional setiap tahunnya, seperti budaya Mandi Safar, kita kemas dengan rapih sebab itu juga menjadi daya tarik buat orang luar untuk mengikuti acara tersebut disini, termasuk juga budaya yang ada disini, dengan pantun Melayunya, dengan tari Japinnya itu semua dapat mengundang investor. Begitu juga masyarakat disini itu bisa menerima pendatang,” paparnya.

Ia pun optimis Pulau Rupat ini kedepan akan maju, tentunya pemerintah daerah jangan mempersulit masuknya investor, seperti mempermudah perizinanya, tambahnya. (Vn)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »