ANIES PASTIKAN KEBUTUHAN DASAR KORBAN KEBAKARAN TOMANG UTARA TERPENUHI

Indikatornews.com

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung lokasi pemukiman penduduk yang terdampak kebakaran, serta meninjau posko pengungsian para korban, di Tomang Utara I, Tomang, Jakarta Barat, Selasa (22/1). Dalam tinjauannya, Gubernur Anies memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memenuhi kebutuhan dasar para korban yang terdampak kebakaran Tomang. Gubernur Anies menyampaikan seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta, terutama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, telah merespons secara cepat untuk menangani kejadian ini dan telah mendistribusikan kebutuhan dasar warga yang mengungsi.

“Tadi baru saja kita mengunjungi lokasi kejadian kebakaran di Tomang, ada 3 RW, RW 11, 14 dan 15 yang terkena; serta 165 bangunan yang terdampak. Kebutuhan air, makan, tempat tinggal sementara, dan pelayanan kesehatan semuanya tertangani dengan baik. Walikota Jakarta Barat, dan seluruh jajaran sudah bekerja sangat optimal selama 24 jam lebih. Memastikan warga yang hari ini merasakan musibah dikurangi bebannya. Pada fase ini, konsentrasi kita pada penanganan korban dulu, sesudah ini nanti ada proses rehabilitasi,” ujar Gubernur Anies.

Lebih lanjut, Gubernur Anies memaparkan, kurang lebih 234 KK atau 1.251 jiwa yang terdampak kebakaran telah mengungsi di lokasi penampungan sementara. Terdapat 3 (tiga) posko pengungsian yang terletak tidak jauh dari lokasi kebakaran, yakni di Masjid Jami’ An-Nur, Mushola Mu’minin, dan Lapangan Bulu Tangkis dengan didirikannya tenda dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Setiap posko pengungsian ini dilengkapi fasilitas kesehatan dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, serta dapur umum. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta turut menyediakan mobile toilet di lokasi.

“Pos kesehatan kita ada 3, dan semuanya bekerja 24 jam, serta akan mendatangi, mengecek rumah-rumah dan pos-pos yang di situ ada warga yang rentan, baik orang tua maupun anak-anak. Lalu, MCK, kebutuhan balita, dan lain-lain, semua sudah disiapkan. Jadi, saya ingin apresiasi kepada jajaran Pemkot Administrasi Jakarta Barat yang sudah kerja sangat baik. Juga relawan-relawan yang bekerja di sini, karena banyak masyarakat yang datang,” jelas Gubernur Anies.

Di samping itu, Pemprov DKI Jakarta turut menyiapkan Posko Pelayanan Dukcapil yang memudahkan para korban mengurus dokumen-dokumen kependudukan mereka yang hilang/rusak/musnah akibat kebakaran tersebut. Gubernur Anies menjelaskan, Posko Pelayanan Dukcapil terletak tak jauh dari lokasi bencana, yakni di Jalan Rawa Kepa Raya. Posko tersebut merupakan kerja sama Pemprov DKI Jakarta dan Kepolisian.

“Kita akan terus memantau dan membantu, ada hal-hal yang kita harapkan warga juga pro aktif dalam suasana, seperti banyak dokumen surat-surat yang hilang. Sudah disiapkan pos terpadu untuk mereka mengurus. Jadi, tidak perlu menunggu nanti ke Kelurahan, tapi datang ke sini. Petugas kita akan berkelililing memastikan semua dokumen akan segera bisa diberikan. Karena itu yang kemudian bisa membuka pengurusan (banyak hal). Jadi, silahkan datang dan laporkan. Hari ini yang melaporkan baru 40-an, padahal dari sisi jumlah korban jauh lebih banyak,” terangnya.

Selain itu, Gubernur Anies juga meninjau sejumlah posko yang ada di sekitar lokasi musibah, antara lain Posko Bantuan Logistik dan Posko Terpadu 3 Pilar (Kepolisian, Pemprov DKI dan koramil). Saat meninjau posko pengungsian di Masjid Jami’ An-Nur, Gubenur Anies shalat magrib berjamaah dengan para korban dan warga sekitar serta bertindak sebagai imam. Turut hadir dalam peninjauan ini Walikota Administrasi Jakarta Barat dan jajarannya, juga Camat dan Lurah setempat.

Diketahui, kebakaran melanda wilayah Tomang Utara I sekitar pukul 02.59 WIB Senin dini hari (21/1). Warga terdampak musibah tersebar pada 3 (tiga) Rukun Warga (RW), yakni RW 11, 14, dan 15. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Kasie Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Rompis Romlih, pada Senin (21/1) memaparkan area yang terbakar seluas 50 x 300 meter. Kemudian, sebanyak 163 petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat telah diterjunkan. Petugas Pemadam Kebakaran mengerahkan 26 unit mobil pemadam untuk memadamkan api. Upaya pemadaman berlangsung hingga pagi hari.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »