KANKER SERVIKS, DAPAT DICEGAH?

Indikatornews.com

Kanker serviks yang dikenal juga sebagai kanker leher rahim atau kanker mulut rahim adalah penyebab kematian nomor 2 bagi wanita di Indonesia.  Terjadinya kanker serviks dimulai pada lapisan serviks, dimana sel-sel normal berubah jadi sel-sel pra kanker sebelum akhirnya berubah jadi sel kanker.  Proses ini dapat terjadi selama bertahun-tahun sebelum akhirnya jadi ganas tetapi bisa juga terjadi dengan lebih cepat.  Karena proses ini seringkali  tidak menunjukkan gejala sebelum penyakit jadi parah, banyak wanita yang kecolongan dan baru mengetahuinya setelah penyakit sudah terlanjur parah.

 

Human Papilloma Virus (HPV)

Hampir semua kasus kanker serviks disebabkan oleh terjadinya infeksi persisten/menetap  Human Papilloma Virus (HPV) yang menular melalui kontak kulit, khususnya pada saat melakukan hubungan seksual.   “Identifikasi pasien dengan infeksi HPV risiko tinggi membantu para dokter dalam melakukan tatalaksana pasien sebelum berkembang jadi kanker serviks”, kata dr. Farsyah Sp.OG di ruang prakteknya di salah satu rumah sakit ibu dan anak di wilayah Menteng, Jakarta Pusat.

 

Deteksi Dini

Menurut Dokter yang sangat ramah dan luwers dalam bicara dengan para pasiennya, ada beberapa jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pasiennya untuk menghindari kanker serviks seperti :

 

  • IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat)

Adalah  pemeriksaan untuk mendeteksi kelainan di daerah serviks dengan melihat perubahan warna, apakah lebih pucat atau putih.  Bila dicurigai ada kelainan, bisa ditindak-lanjuti dengan metode kolposkopi

  • Papsmear

Adalah pemeriksaan sitologi (Konvensional & LBC) untuk melihat apakah ada abnormalitas sel-sel serviks pada pasien

  • Tes HPV DNA

Adalah pemeriksaan untuk mendeteksi materi genetik virus (DNA) dan melihat apakah ada infeksi persisten tipe HPV tertentu yang dapat berkembang ke arah kanker serviks.  Wanita dengan hasil tes positif tidak berarti akan menderita kanker serviks tetapi perlu mewaspadai dirinya yang berada dalam risiko/kemungkinan yang lebih tinggi untuk terkena kanker serviks.

 

Mana yang terbaik untuk Anda?

Masing-masing pemeriksaan mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.  Jangan ragu untuk menanyakan dokter Anda mengenai jenis pemeriksaan yang paling sesuai.(*)

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »