KAYA KHASANAH SENI TRADISIONAL

Tasikmalaya, Indikatornews.com

Dalam upaya membangkitkan kembali potensi seni budaya terutama oleh generasi penerus akibat tergerus perkembangan jaman serta banyak seni budaya  yang mati suri di Kabupaten Tasikmalaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya mengenalkan berbagai macam seni budaya di tiap kecamatan melalui Helaran Kesenian Tradisional Tasikmalaya yang secara resmi dibuka Bupati Tasikmalaya Uu Rudzanul Ulum di Lapangan Kecamatan Padakembang, rabu (29/8/2018). “Kekayaan seni dan budaya sunda ini harus dilestarikan apalagi sudah terlihat menyentuh generasi muda. Untuk itu perlu terobosan dan inovasi dengan situasi hari ini agar lebih diminati, dengan tidak menghilangkan jati diri dan makna penting dari seni tradisi tersebut,” ungkap Uu yang September mendatang akan dilantik menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat.

Apresiasi diberikan para pemangku kebijakan yang hadir pada helaran kesenian tradisional serta mendapat antusiasme masyarakat yang memenuhi lapangan hingga ke pinggir jalan. “Kami berusaha menghidupkan kembali berbagai seni budaya yang ada melalui beberapa pendekatan termasuk menampilkan beragam seni budaya tradisional pada pameran dan pagelaran yang bersifat regional maupun nasional,” papar Plh. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Moh. Zen. Menurutnya, keunikan dan kekhasan suatu wilayah dengan dengan mempertahankan seni budaya tradisi menambah khasanah kebudayaan daerah tersebut dan sangat penting artinya sebagai upaya menjaga relasi emosional kultur masyarakat dengan nilai seni budaya warisan leluhurnya

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Cikupa Yudha Heryadhi bahwa helaran ini membuktikan bahwa Kabupaten Tasikmalaya memiliki beragam kesenian tradisional yang tersebar di 39 kecamatan yang harus dipelihara, dijaga dan dilestarikan. “Tantangan itu harus disadari semua elemen masyarakat, jangan sampai kesenian tradisional tergerus laju kesenian modern yang serba fragmatis visual,” harapnya. Dia menambahkan, langkah alternatif yang bisa ditempuh adalah tetap membuat dekat seni tradisi itu dengan masyarakat sebagai penjaga terdepan kelangsungan seni tradisi agar menumbuhkan rasa cinta sehingga seni tradisional tetap lestari di tatar sunda. (Ayi Darajat)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »