Masker Dari Era ke Era

Indikatornews.com –  Masker/mas·ker/ n

Kecantikan: sediaan yang berwujud cairan (atau bahan lunak) yang dioleskan untuk membersihkan dan mengencangkan kulit, terutama kulit wajah.

Jaman sekarang, dalam dunia kecantikan, kita pasti udah gak asing lagi sama istilah yang namanya facial.

Apa sih facial itu?

Facial adalah sederetan treatment kecantikan yang dilakukan pada wajah, meliputi: pemijitan pada kulit, pengelupasan kulit, penggunaan krim wajah, lotion, sampai penggunaan masker wajah.

Istilah kata masker wajah sudah tidak asing lagi dijaman millenium ini, terutama untuk generasi millenials. Baik wanita mau pun pria, banyak yang menggunakan masker untuk memperhalus, mempercantik, dan memperindah kulit wajah. Atau, untuk solusi mengatasi masalah-masalah pada kulit wajah, seperti: berminyak, jerawat, dan kusam.

Tapi, kalian tau gak sih sejarah masker itu sendiri? Jadi, beginilah cerita dari masing-masing jaman soal masker wajah.

Mesir Kuno

Ritual kecantikan dari pemasangan masker wajah diperkirakan sudah dimulai di Mesir Kuno. Cleopatra (69BC-30BC) secara rutin akan menggunakan semua bahan alami untuk membersihkan, memberi nutrisi dan meremajakan kulitnya – langkah yang benar-benar perlu, mengingat orang Mesir juga hebat dalam make up. Dan, Ratu Cleopatra dinobatkan sebagai Ratu yang memiliki wajah cantik mempesona. Bahkan, sampai sekarang ini. Oleh karena itu, banyak orang yang akhirnya menggunakan resep Ratu Cleopatra dalam penggunaan masker, yaitu dengan menggunakan madu bersama biji gandum untuk masker kulit.

Cina Kuno

Cina kuno memiliki banyak cerita tentang wanita dan kecantikan mereka, tapi untuk tujuan masking wajah, ini perlu diperhatikan pada Dinasti Tang. Yang pertama adalah Yang Guifei, seorang permaisuri kaisar selama dinasti Tang, yang dianggap sebagai salah satu dari “empat keindahan besar” China kuno. Dia sering menggunakan ramuan ramuan almond sendiri untuk meringankan, mencerahkan dan mengencangkan kulitnya. Caranya campurkan satu sendok makan susu almond, satu sendok teh madu, dan satu sendok teh kunyit.

Era Victoria

Era Victoria terkenal dengan trend kecantikan paling berbahaya. Dari mulai penggunaan sinar-X, bahan berbahaya seperti merkuri pun digunakan.
Facial timah populer di era Victoria, saat kulit putih terlihat indah di kulit yang lebih gelap. Timbal putih beracun akan ditambahkan ke madu dan minyak zaitun mereka, sering digunakan sebagai masker atau perawatan khusus untuk memutihkan kulit. Di saat itu produk kecantikan yang paling terkenal adalah ceruse. Ceruse adalah campuran timah putih dan cuka.

Era Singhasari

Sering pula ditulis dengan Singasari atua Singosari, adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur, Indonesia, yang didirikan oleh Ken Arok. Siapa orang yang gak kenal sama cerita cinta yang melegenda di tanah Indonesia ini. Kisah cinta segitiga antara: Ken Dedes, Tunggul Ametung, dan Ken Arok.

Kepandaian dalam merawat tubuh membuat Ken Arok jatuh cinta padanya.

Kalo aja pada jamannya, udah ada yang namanya kamera. Pasti kita semua akan terpana dengan kecantikan yang dimiliki Ken Dedes. Sayangnya, pada jaman itu belum ada kamera digital seperti sekarang.

Kecantikan Ken Dedes yang dikenal sebagai bunga desa Ponowijen, puteri Mpu Purwa itu adalah sosok wanita yang mampu memancarkan kecantikan dan kecerdasan. Betisnya yang berwarna kuning, kulitnya halus dan memiliki harum yang khas. Ia pun menjadi rebutan raja-raja di zaman dulu, menimbulkan rasa iri wanita-wanita lainnya.

Ken Dedes rajin untuk melakukan ratus dari bahan tumbuh-tumbuhan seperti akar wangi, cendana, klabet, kenanga, dan kemenyan yang mempunyai khasiat anti radang, dan bersifat astringent.

Abad ke 18

Seolah-olah Marie Antoinette tidak memiliki cukup legenda yang mengelilinginya, dikatakan juga bahwa dia memiliki masker wajah sendiri yang dibuat dengan menggunakan putih telur. Ini bisa kita jalani, karena trik ini masih digunakan oleh wanita Prancis saat ini untuk mengencangkan pori-pori dan memperbaiki kulit.
Ramuan masker ini terbuat dari:

2 sendok teh cognac
1/3 cup susu bubuk
putih telur dari satu butir telur
satu buah lemon dan di peras airnya
Kemudian, semuanya di campurkan dibuat seperti pasta, lalu di oleskan ke wajah sebagai masker.

Nah, itulah dia sejarah singkat mengenai masker wajah di setiap jamannya. Btw, tau gak sih alasan sebagian orang itu males untuk menggunakan masker? Karena, masker alami pada umumnya memiliki cara yang sedikit tidak praktis.

Oleh karena itu, sekarang banyak produk-produk kecantikan yang pada akhirnya mengeluarkan topeng masker untuk wajah, dengan penggunaan yang lebih praktis.

Masker dalam bentuk topeng ini merupakan jenis masker modern di era abad-21 ini. Jenisnya banyak, dan terkenal penggunaannya di setiap negara. Lambat laun, orang-orang meninggalkan tradisi pembuatan masker secara tradisional, dan beralih ke jenis masker yang lebih modern.

Anyway, berbicara soal masker wajah, di era sekarang ini kita pasti udah gak asing soal masker yang berasal dari negara Korea.

Negara yang terkenal dengan teknologi bidang kecantikannya, menjadikan Korea sebagai maskot kecantikan. Tak heran, banyak yang mencoba produk-produk kecantikan Korea, dengan harapan mendapatkan hasil yang sama cantiknya dengan artis Korea.

Nah, sebenernya ada berapa macam sih masker wajah itu sendiri? Masker wajah itu ada beberapa jenis.

1. Masker Alami

Nah, biasanya untuk masker ini terbuat dari bahan-bahan alami, seperti buah-buahan. Yang banyak kita ketahui buah-buahan mengandung banyak vitamin untuk kesehatan wajah

2. Masker Topeng

Masker ini tergolong sebagai masker modern versi masa kini. Cukup membeli yang sudah dalam kemasan, lalu menempelkannya pada wajah. Tanpa harus melalui proses mencampur bahan dan lain-lainnya.

Sebelum memilih untuk menggunakan masker, terlebih dahulu kamu harus mengenali jenis kulitmu sendiri. Dan, kandungan masker apa yang cocok untuk mengatasi permasalahan kulitmu.

Jadi, udah gak ada alasan untuk males menggunakan masker kan sekarang? Karena, sudah ada masker yang lebih praktis dan mudah dalam penggunaannya.

So, ladies, happy ‘me time’. Enjoy your time, with a fully happiness

Karena, memanjakan wajah itu perlu dari segala macam hiruk-pikuknya polusi jalanan. Agar, wajahmu tetap cantik dan sehat.




One thought on “Masker Dari Era ke Era

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »