Menhub Resmikan Fasilitas Uji Emisi Kendaraan Bermotor

Cibitung, Indikatornews.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan fasilitas uji emisi sepeda motor (R40) dan fasilitas uji emisi mobil penumpang (R83) di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB).

“Hari ini Kementerian Perhubungan khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memberikan suatu langkah pasti dengan membuat suatu pengujian bagi kendaraan bermotor. Karena pemerintah mewajibkan setiap kendaraan yang beroperasi di jalan memenuhi aspek keselamatan, persyaratan teknis dan laik jalan,” kata Budi, usai peremian di Cibitung, Bekasi, Kamis (03/05/2018), seperti dikutip dari dephub.go.id.

Adapun pengadaan peralatan emisi ini, melalui skema APBN dengan metode kontraktual pada tahun anggatan 2016 dengan rincian Rp. 53 miliar untuk fasilitas uji emisi mobil penumpang dan Rp. 33 miliar untuk fasilitas uji emisi sepeda motor.

Menhub menjelaskan ada hal lain yang menjadi perhatian dunia saat ini yaitu isu lingkungan. Pemerintah telah berkomitmen untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 26 persen pada tahun 2020.

“Kemenhub pada akhir tahun 2016 sebagaimana disampaikan dalam pidato Presiden tahun 2017, telah berhasil menurunkan emisi nasional Gas Rumah Kaca kurang lebih 3 juta ton CO2equivalen. Salah satu yang berkontribusi dalam penurunan emisi gas rumah kaca yang bersumber dari sektor tranportasi adalah dengan pembatasan emisi gas buang melalui pelaksanaan pengujian emisi gas buang kendaraan bermotor sesuai ketentuan,” papar Budi.

Seperti diketahui Indonesia dikenal sebagai pasar terbesar produk otomotif dan juga basis produksi kendaraan bermotor di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu peran pemerintah sangat vital dalam memastikan kendaraan bermotor yang diproduksi dan dipasarkan mempunyai standar emisi gas buang yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Dengan adanya fasilitas pengujian emisi gas buang kendaraan bermotor ini diharapkan dapat mendorong industri otomotif dalam negeri untuk selalu melakukan inovasi menurunkan angka emisi gas buang dari kendaraan bermotor dan meningkatkan daya saing produksi serta pangsa pasar tidak hanya di Kawasan Asia Tenggara tapi lebih besar lagi di kancah internasional,” tambah Menhub.

Sementara itu Kepala BPLJSKB Caroline Noorida Aryani menyebutkan, peralatan pengujian emisi ini guna menjamin baku mutu terhadap emisi gas buang dari kendaraan bermotor.

“Peralatan pengujian emisi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pengujian tipe kendaraan bermotor di BPLJSKB guna menjamin baku mutu terhadap emisi gas buang dari kendaraan bermotor tipe baru,” ujar Caroline.(Hms/Vn)

 

 

 


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »