PEMKOT TASIKMALAYA KEMBALI LAKUKAN OPEN BIDDING

Tasikmalaya, Indikatornews.com – Posisi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tasikmalaya dipastikan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) dan segera dilakukan Open Bidding atau lelang jabatan. “Ijin dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia sudah keluar, sehingga open bidding bisa segera dilakukan. Melalui pembentukan tim khusus lelang jabatan pada bulan Agustus 2018 diharapkan dua atau tiga bulan kedepan, jabatan tiga Kepala Dinas dan satu Kepala Badan segera terisi,” ungkap Walikota Tasikmalaya Budi Budiman seusai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat fungsional serta Pengambilan Sumpah Kepala Sekolah di Lingkungan Kota Tasikmalaya di Gedung Serba Guna Pemerintah Kota Tasikmalaya, jumat (13/7/2018)

Rotasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) menurut Budi dilakukan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pejabat sebelumnya yang telah memasuki masa pensiun dan atau menempati posisi baru. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rahmat Mahmuda menempati posisi baru sebagai Kadis Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kepala Dinas Pendidikan Achdiyat Siswandi menempati posisi baru sebagai Kepala Dinas Pendapatan Pajak dan Retribusi Daerah menggantikan Roni Mulyawan yang memasuki masa pensiun sedangkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Nana Sujana menduduki posisi baru sebagai Asisten Daerah bidang Pemerintahan.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Tasikmalaya melakukan rotasi dan promosi 254 pejabat struktural dan 83 pejabat fungsional hasil penilaian tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Tasikmalaya. Menurut Budi, mutasi dan promosi dilakukan pertama kalinya setelah ia kembali menjabat sebagai Walikota Tasikmalaya, pasalnya pasca pelantikan sebagai kepala daerah sesuai peraturan tidak boleh melakukan promosi. “Dulu berbenturan dengan Pilkada 2017 hanya boleh rotasi, itupun harus dengan rekomendasi Kemendagri. Saat ini setelah dua tahun tidak dilakukan, 120 ASN kita promosikan,” kata Budi

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Asep Goparullah yang seusai pelantikan dijabat Gungun Pahlagunara (Kepala Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang posisinya digantikan Hadi Riaddy dari staf ahli) mengatakan bahwa dari 337 ASN yang dirotasi, 254 diantaranya merupakan pejabat struktural yang terdiri dari pejabat eselon II, IIIA, IIIB, IVA dan IVB. Sedangkan 83 orang lainnya terdiri dari 18 orang Kepala Sekolah dan 65 orang tenaga funsional guru @ Ayi Darajat




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »