PENGELOLAAN LIMBAH DOMESTIK MASIH RENDAH

Tasikmalaya, Indikatornews.com

Dalam mendukung  tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Air, Sanitasi dan Kebersihan, SNV Indonesia melalui Program WASH SDGs mendukung Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam membangun layanan sanitasi kota yang menyeluruh, Inklusif dan berkelanjutan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi aman dan kebersihanberkelanjutan.

“Salah satu fokus Program WASH SDGs yaitu menyediakan akses sanitasi aman dan fasilitas kebersihan yang memadai /layak dan mengakhiri kebiasaan BAB Sembarangan,” jelasIsmene Stalpers Country Director SNV Indonesia pada Penandatanganan Kerjasama Pemkot dan SNV Indonesia serta Kick Off Program WASH SDGs di Hotel Horison Kota Tasikmalaya, senin (5/11/2018).

Dia menjelaskan, bahwa Program WASH SDGs yang didanai Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Kerajaan Belanda, mendukung Kota Tasikmalaya, Bandar Lampung dan Metro sebagai Kota Pelopor yang membuka jalan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Air, Sanitasi dan Kebersihan seperti tertera pada Peraturan Presiden No. 59 tahun 2017 yang merupakan komitmen nasional.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan bahwa kelas Kota yang baik adalah bagaimana lingkungan permukiman yang sehat dengan pengelolaan sanitasi sebagai tolok ukurnya. Masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dalam pengelolaan air limbah domestik (baru mencapai 55,36%) harus ditangani dengan serius dan tepat serta didukung peran serta masyarakat

Masalah sanitasi perkotaan khususnya di kawasan permukiman kumuh, masih ada 46% akses sanitasi tidak aman dan 17,13 % masih BAB Sembarangan,” ungkap Budi

Selain itu, belum memadainya regulasi dan penegakan aturan yang lemah, ketersediaan kuantitas dan kualitas sarana prasarana pengelolaan limbah domestik yang belum memadai (baru 32% penggunaan air melalui pipanisasi), minimnya lahan, aspek pembiayaan serta SDM menjadi kendala lain dalam pengelolaan sanitasi perkotaan. “Kerjasama yang dibangun diharapkan terjadinya perubahan perilaku bersih dan sehat, tata kelola sanitasi yang baik, penyediaan layanan sanitasi yang aman dan terjangkau dengan tujuan besar penjaminan akses air bersih dan sanitasi untuk semua,”pungkas Budi @ Ayi Darajat




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »