“Pesta Teluk Jering 2018” di Pulau Cinta

Pekanbaru, Indikatornews.com – Pelaksanaan helat akbar “Pesta Teluk Jering 2018” di Pulau Cinta, Kabupaten Kampar akan dilaksanakan 12 Agustus mendatang.

Sejauh ini berbagai persiapan pelaksanaan pun terus dilakukan, dengan tujuan untuk mendatangkan wisatawan, baik itu lokal maupun mancanegara.

Dalam pesta Teluk Jering tersebut, akan diselenggarakan lomba perahu hias, serta festival layang-layang, tentunya berbagai hadiah menarik disiapkan dalam kegiatan lomba tersebut. .

Teluk Jering, merupakan desa kecil yang berada di kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Desa tersebut terletak dipinggir sungai kampar yang memiliki pemandangan sangat menarik, dimana terdapat hamparan rumput hijau yang luas, sehingga bisa menyegarkan mata bagi para pengunjung, juga pinggiran sungai yang memiliki pasir pantai yang putih dan bersih.

Di Teluk Jering tersebut, banyak warga yang berasal dari Kota Pekanbaru dan daerah lainnya, sengaja berkunjung untuk mengisi liburan, terntunya meraka bisa berfoto dengan mengambil spot yang menarik, berenang, dan yang pasti menikmati keindahalan alam terbuka.

Namun untuk menuju obyek wisata tersebut, pengunjung pastinya dapat menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua, yang dapat ditempuh selama kurang lebih 40 menit dari Pekanbaru.

Terkait “Pesta Teluk Jering 2018”, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau Fahmizal Usman memberikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan tersebut.

“Saya yakin dan optimis, event ini akan berjalan sesuai rencana,” kata Fahmizal, di Pekanbaru, Senin (16/7/2018).

Kadisparekraf menyebutkan tidak ragu lagi untuk pelaksanaan event tersebut, mengingat penyelenggaraan kegiatan tersebut menggunakan event organizer, media serta melibatkan panitia lokal dari masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

“Saya yakin ini akan jadi event wisata yang sukses. Mari kita persiapkan secara baik dan matang. Saya tak ragukan lagi kemampuan kawan-kawan. Kami siap support dan siap membantu agar suksesnya event tersebut,” ujarnya.

Ia juga berpesan, sekecil apapun kemungkinan yang bisa membuat acara ini terselenggara dengan sukses, harus kita pikirkan bersama. Jika ada kekurangan harus ditutupi dan jangan sampai ada pihak-pihak nanti yang menyebut acara ini tidak bagus.

“Yang ke sembilan dari Sapta Pesona itu, kan kenangan. Nah, kalau tidak bagus kenangan pengunjung terhadap event ini, tentunya hal tersebut itu tidak baik. Kita harus membuat pengunjung sangat senang dan merasa punya kenangan bagus selama mengikuti acara. Kalau mereka senang, pastilah ke depan event ini akan jauh lebih sukses,” tambahnya.(rls)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »