Upaya Perkuat Ekonomi Digital Bagi Perempuan

Jakarta, Indikatornews.com

Pemerintahan Presiden Joko Widodo, telah mencanangkan visi Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020.

“Salah satu upaya pemerintah untuk menciptakan ekosistem ekonomi digital adalah dengan melakukan deregulasi kemudahan berusaha,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, dalam acara Indonesia Women Forum 2018 yang diselenggarakan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (8/11/2018), seperti dikutip darikemenkopmk.go.id.

Dalam dua tahun terakhir, peringkat kemudahan berusaha Indonesia menurut laporan Bank Dunia meningkat dari peringkat 109 menjadi peringkat 91 atau naik 15 peringkat.

Selanjutnya, pemerintah juga menyediakan akses permodalan melalui kredit usaha rakyat yang mencapai nilai Rp120 triliun, demi mewujudkan negara ekonomi digital yang kuat,  kita juga membutuhkan pelaku-pelaku usaha yang tangguh dan kreatif.

“Indonesia Womens Forum 2018 ini, merupakan salah satu upaya penting dalam membangun pelaku usaha yang kuat dan kreatif khususnya kaum perempuan,” jelas Puan.

CEO Femina, Svida Alisjahbana, menjelaskan, Indonesia Women’s Forum (IWF) merupakan ajang selebrasi hal-hal terbaik yang sudah dicapai oleh wanita Indonesia, baik didunia karir korporasi, maupun wanita wirausaha.

Acara ini menjadi ajang pertemuan wanita bekerja terbesar di Indonesia dengan estimasi peserta dan pengunjung lebih dari 1000 wanita per hari.

Sementara itu menurut Head of Marketing Google Indonesia Veronica Utami, kontribusi UMKM di Indonesa sangat besar. Melalui bisnis online pertumbuhan UMKM mencapai 80 persen lebih banyak.

Acara IWF  berlangsung selama dua hari pada tangal 8-9 November 2018. Tema yang diusung dalam acara hari ini adalah “Wanita Mandiri Ekonomi”.

Dibutuhkan beberapa upaya bersama untuk memperkuat ekonomi digital bagi perempuan diantaranya, memperluas dan memperkuat pelaku ekonomi digital perempuan melalui edukasi dan sosialisasi.

Meningkatkan akses permodalan, akses pasar, dan penguasaan teknologi agar dapat memperluas dan memperdalam pasar ekonomi digital, serta membangun jaringan kelembagaan ekonomi digital perempuan.

“Peningkatan peran perempuan dalam bidang usaha dan ekonomi membutuhkan lingkungan yang dibangun secara bersama, sehingga dapat memberikan ruang yang kondusif, ujarnya.

Ia berharap, melalui forum ini, dapat dirumuskan agenda program, gerakan, maupun kampanye untuk membangun kapasitas ekonomi digital perempuan.

“Peran perempuan yang kuat dalam bidang ekonomi, akan mempercepat terwujudnya Indonesia yang sejahtera dan mandiri,” tambah Menko PMK. (hms)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »