USULAN 277 CPNS KOTA TASIKMALAYA, 14 QUOTA TIDAK TERAKOMODIR

Tasikmalaya, Indikatornews.com

Mempersiapkan peningkatan status RSUD dr. Soekardjo menjadi Rumah Sakit Rujukan Type A dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan mengurangi beban kesehatan masyarakat sepertinya akan tertunda setelah 13 dokter spesialis yang dibutuhkan lewat seleksi penerimaan CPNS tidak dapat diakomodir karena faktor usia, sudah mempunyai klinik serta faktor lain sehingga quota tidak terisi.

“Kedepan, seleksinya untuk dokter umum kemudian diberikan beasiswa untuk spesialisnya,” ungkap Walikota Tasikmalaya Budi Budiman saat memberikan pengarahan kepada CPNS hasil seleksi CPNS tahun 2018 di Gedung Serba Guna Kota Tasikmalaya, selasa (8/1/2019)

Dia mengharapkan CPNS terpilih bisa menunjukkan profesional dalam bekerja, disiplin dan memahami apa yang akan dilakukan serta mengetahui program-program pemerintah yang disampaikan melalui visi misi, RPJMD yang dijabarkan di masing-masing dinas / OPD dalam Rencana Strategis 5 tahun dan rencana kerja tahunan.

“Jangan banyak menuntut hak tetapi implementasikan apa yang menjadi kewajiban sebagai abdi negara dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pesan Budi

Ditambahkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tasikmalaya Gungun Pahlagunara, S.IP, dari 45.000 pendaftar di Kota Tasikmalaya, sebanyak 277 yang diusulkan hanya 263 CPNS yang terjaring akibat 13 quota untuk dokter spesialis serta 1 orang dari K-2 tidak terakomodir. Dari 263 CPNS tenaga kesehatan sebanyak 78 orang, pendidikan sebanyak 163 orang dan sisanya tersebar dari berbagai disiplin ilmu.

“Kalau wacana BKN yang akan merekrut CPNS tiap tahun, tahun depan kami akan mengajukan ke BKN sisa dari 1.500 CPNS yang diajukan,” jelas Gungun @ Ayi Darajat


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »