3 RESEP ANEKA JAJANAN TRADISIONAL DENGAN BAHAN UTAMA DARI DAUN PANDAN

Indikatornews.com

Rempah-rempah dan dedaunan seperti daun salam, daun pandan, daun singkong, daun kelor, atau sejenis lainnya merupakan bumbu dapur dalam pengelolaan hidangan makanan nusantara. Berbicara mengenai daun pandan, banyak sekali kegunaannya dalam mengelola bahan makanan, yaitu dapat memberi aroma wangi pada makanan, menjadikan pewarna hijau alami, memberi prasa yang nikmat baik makanan dan minuman, dan juga dapat dibuat garnis/penghias hidangan.

Daun pandan ini sudah terkenal sejak zaman dahulu, selain manfaatnya untuk olahan penyedap masakan juga memiliki manfaatnya di bidang kesehatan. Salah satunya ialah dapat menyembukan penyakit lemah syawat, mengurangi rasa gelisah, rematik, dan dapat menumbuhkan serta menghitamkan rambut atau mencegah adanya uban dirambut. Dikutip dari http://sajidinapotik.blogspot.com/2012/07/manfaat-daun-pandan.

Berikut terdapat 3 resep aneka jajanan tradisional yang berbahan utama dari daun pandan beserta asalnya :

  1. Putri Selat Banjarmasin

Putri Selat, Banjarmasin Doc.Tempo.co

Putri selat merupakan jajanan kue basah yang berasal dari Banjarmasin provinsi Kalimantan Selatan. Konon katanya, kue ini sebagai salah satu jajanan tradisional yang digemari oleh bangsawan di masa kerajaan banjar. Selain itu, di masa kini menjadi primadona untuk para wisatawan, tidak afdol rasanya jika berkunjung ke Banjarmasin tak mencicipi kue putri selat ini.

Kue basah ini memiliki warna hijau alami loh! Warna alami tersebut berasal dari daun pandan. Selain untuk memiliki warna alami, juga memiliki aroma yang wangi pada makanannya.

Berikut bahan-bahan untuk membuat kue putri selat yang bisa di praktekan langsung dirumah.

Bahan Pertama :

  • 500ml santan hangat
  • 50 gram tepung beras
  • 2 sendok teh untuk agar-agar putih
  • 2 lembar daun pandan
  • ¼ sendok teh untuk garam

Bahan Kedua :

  • 225 gram tepung terigu
  • 500ml santan
  • 150 gram gula
  • 3 Sendok makan (air daun suji)
  • ¼ sendok teh untuk garam
  • Pewarna makanan coklat berikan secukupnya
  • Minyak goreng berikan secukupnya ( untuk olesan )
  • Buah nangka secukupnya.

Cara membuatnya :

  • Untuk bahan pertama tuangkan tepung beras, agar-agar putih, berikan sedikit garam, dan daun pandan aduk rata sampai tercampur semuanya. Lalu, tuangkan santan dikit demi sedikit aduk hingga tercampur semuanya. Lalu disisihkan
  • Bahan kedua tepung terigu, santan, gula, dan garam dicampurkan jadi satu lalu aduk hingga rata. Untuk adonan dibagi menjadi dua bagian. Adonan bagian pertama diberi air daun suji, dan adonan bagian kedua dengan pewarna coklat, sisihkan.
  • Siapkan cetakan atau loyang yang sudah dioles sedikit minyak goreng, tuangkan untuk adonan pertama, dikukus selama 5-8 menit.
  • Tuangkan adonan hijau daun suji, kukus kembali selama 5-8 menit.
  • Tuangkan untuk adonan coklat, kukus kembali hingga kue matang.
  • Didinginkan lalu siap untuk disajikan. Jangan lupa berikan taburan nangka dan daun pandan untuk pemanis hiasan.

  1. Kue Kicak Yogyakarta

Doc.katalogkuliner.com

Kicak merupakan jajanan tradisional yang berasal dari Kauman, Yogyakarta. Jajanan ini biasanya mudah ditemukan saat di bulan ramadhan. Perpaduan cita rasa dari kicak ini gurih dan manis. Rasa manis pada kicak berasal dari nangka, gula merah, dan beras ketan.

Untuk membuat kicak ini di zaman dahulu dan sekarang terdapat sedikit perubahan di bahan-bahannya. Dahulu, kicak dibuat dari singkong yang diparut, saat ini dapat dibuat dari beras ketan yang sudah dihaluskan (jaddah).

Bagi kalian yang penasaran dengan rasa dari jajanan tradisional Kauman dan kesulitan untuk menemukannya, simak resep untuk membuat kue kicak ini.

Bahan-Bahan :

  • 500 gram beras ketan putih, direndam selama 2 jam.
  • ½ butir kelapa, diparut kasar
  • 250 cc air
  • 3 lembar daun pandan
  • Berikan garam secukupnya
  • Dan daun pisang secukupnya.

Cara pembuatannya :

  • Campurkan beras ketan putih dan kelapa parut, aduk hingga rata
  • Setelah itu kukus adonan tersebut selama 25 menit.
  • Didihkan 250cc air berikan garam dan daun pandan, setelah itu masukan ke dalam beras ketan yang telah dikukus. Aduk-aduk hingga airnya meresap. Angkat, kukus kembali hingga tanak.

Bahan untuk membuat pemanis saus gula :

  • 500 cc santan
  • ½ sdt garam
  • 5 sdm irisan gula merah
  • 1 sdt tepung beras
  • 8 buah angka, di potong dadu.

Cara membuat saus gula kicak :

  • Rebus santan, garam, gula merah, daun pandan, dan tepung beras sampai mendidih, jangan didiamkan terus sambil diaduk.
  • Lalu, masukan potongan nangka. Aduk rata
  • Rebus saus gulanya hingga matang
  • Angkat dan siram ke kicak ketan.

  1. Klepon Khas Nusantara

Doc.Pinterest.com

Klepon merupakan makanan yang digemari dan dikenal seluruh penjuru masyarakat di Indonesia bahkan sampai ke tetangga sebrang, yaitu Malaysia, Singapura, dan Brunei.  Makanan yang memiliki tekstur kenyal, manis, padet terdapat asal usulnya. Di dalam bukunya Nimpuno yang berjudul nostalgia kue tenong pada tahun 2016,“Manis pada klepon terbuat dari gula yang mempunyai makna yaitu sesuatu yang alot akan terasa manis dikemudian hari sesuai dengan usaha yang dilakukannya,” dikutip oleh tirto.id (21/07/2020)

Makanan ini mungkin berasal dari Jawa, julukan pada klepon ini dikategorikan sebagai makanan jajanan basah dan merupakan bagian dari jajanan pasar tradisional. Klepon di Sumatera, Sulawesi, dan Malayasia disebutnya hidangan onde-onde atau buah malaka.

Berikut bahan-bahan untuk membuat klepon yang dilansir buku 101 kue nusantara oleh Puspa Swara.

Bahan-Bahannya :

  • 400 ml air hangat
  • 500 gram tepung ketan
  • 1 sdm air kapur sirih
  • 200 gram gula merah
  • 15 lembar daun suji
  • 10 lembar daun pandan
  • 50 ml air
  • 1 butik kelapa parut
  • ½ sendok garam halus

Cara Membuatnya :

  • Membuat air suji dengan menumbuk 15 daun suji dan 10 daun pandan. Lalu diperas airnya dan campurkan 50 ml air hangat
  • Tempatkan tepung ketan kedalam wadah yang sudah disediakan, tambahkan air kapur sirih, tuangkan sedikit demi sedikit air hangat perasan daun suji dan pandan, diaduk keseluruhannya hingga adonan dapat dibentuk.
  • Bentuk adonan seperti bulat kelereng, pipihkan.
  • Lalu, di isi ½ sdt gula merah di tengah bulatan.
  • Didihkan air dengan api yang sedang, masukan adonan-adonan yang sudah di bulatkan + isiannya.
  • Jika adonan tersebut sudah mengapung tandanya sudah matang
  • Lalu tiriskan
  • Sirami klepon dengan kelapa parut yang sudah matang.
  • Hidangkan selagi masih hangat.

Fyi! Sudah taukan, resep-resep olahan makanan yang berbahan daun pandan. Jangan lupa dipraktekan di rumah ya!  (Antania Hanjani)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »