73 Kepala Desa Periode 2021-2027 Resmi Dilantik, Sekda : Dua Desa Menunggu Kepastian Hukum

Tasikmalaya, Indikatornews.com

Bertempat di Pendopo baru, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto melantik 73 Kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Tasikmalaya periode 2021-2027 dari 35 kecamatan dan 6 Kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu tahun 2021 di enam Kecamatan, senin (21/6/2021)

Dia meminta kepala desa yang dilantik untuk memprioritaskan perlindungan, keselamatan masyarakat dari virus Covid-19 apalagi ada varian baru (Delta) yang 50 persen lebih cepat  menular dan mematikan seperti di Kudus serta sudah ditemukan di Kerawang dan Depok dengan melakukan pengetatan protokol kesehatan dan pembatasan aktivitas warga

“Yang kedua, berorientasilah kepada hasil. Jangan ‘membawa’ anggaran lebih ke desa yang justru akan membawa masalah termasuk bermasalah dengan APH,” harap Ade yang akan mengenalkan SAKIP Desa sekaligus mengawalnya agar desa tidak Projec Oriented tapi lebih kepada pembangunan manusia dan ekonomi

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya H. Mohammad Zen mengatakan bahwa dari 73 kepala desa yang dilantik, dua (2) desa masih menyimpan persoalan yang dapat berdampak kepada pembatalan kepala desa bersangkutan padahal secara normatif tidak mengganggu hasil perhitungan suara

“Kita mengikuti aturan secara normatif. Kalau bermasalah, tentunya di ranah pengadilan. Jika terbukti, itu sebuah resiko bagi kepala desa bersangkutan yaitu dibatalkan,” tegas Zen

Jika kepala desa dibatalkan/diberhentikan akan diganti kepala desa pengganti antar waktu dan selanjutnya diadakan pemilihan kepala desa kembali yang hanya melibatkan para tokoh masyarakat (kesepakatan) artinya tidak melibatkan seluruh masyarakat

Pelantikan kepala desa tetap dilaksanakan meskipun ada dua (2) desa yang ‘bermasalah’, lanjut Zen untuk memberi kepastian, karena secara normatif pemenang Pilkades sudah ditetapkan di tingkat desa. Sebelum ada kepastian hukum di pengadilan, kepala desa tetap dapat menjalankan kebijakan

“kalau tidak, ini ngambang kan? Jadi harus ada kepastian hukum di pengadilan,” tandasnya

Sebelumnya, dijelaskan Zen ada dua desa yang masih menyimpan persoalan dan berproses di kepolisian yaitu Desa Cikadu Kecamatan Cisayong atas dugaan penggunaan ijazah palsu (keabsahan persyaratan pencalonan kepala desa) serta Desa Condong Kecamatan Jamanis atas dugaan ‘perjokian’ perolehan suara pada Pilkades serentak tanggal 8 April 2021 lalu @ Ayi Darajat

 

 




One thought on “73 Kepala Desa Periode 2021-2027 Resmi Dilantik, Sekda : Dua Desa Menunggu Kepastian Hukum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »