Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Positif Covid-19. Dr. Bayu : Antibodi Vaksin Belum Terbentuk Sempurna

Kabupaten Ciamis, Indikatornews.com

Berdasarkan hasil tes PCR (Polymerase Chain Reaction), Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakil Bupati Yana D Putra terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, Bupati beserta keluarga menjalani isolasi mandiri di Pendopo Ciamis, sedangkan Wakil Bupati beserta istri menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya

Meski positif Covid-19, Herdiat mengatakan bahwa ia dan keluarganya tidak mengalami gejala apapun dan hingga saat ini dalam kondisi baik

“Merupakan suatu resiko dimana dalam keseharian saya banyak berinteraksi terhadap orang lain. Namun begitu, saya kuat dan baik-baik saja. Doakan untuk kesembuhan saya dan keluarga,” ucap Herdiat di Pendopo Ciamis, sabtu (27/2/2021)

Selain mohon doa kepada masyarakat Tatar Galuh untuk kesembuhannya dan juga keluarga Wakil Bupati, Herdiat menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik serta senantiasa menjaga kesehatan terutama dalam mematuhi protokol kesehatan  

Dia mengatakan sudah berkoordinasi dan melaporkan hal tersebut kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan mendapat respon positif untuk segera/ secepatnya akan membantu dan menindaklanjuti penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Ciamis

“Kegiatan perkantoran di Setda Ciamis, untuk sementara diberlakukan WFO sebanyak 25% dan 75% WFH,” ujar Kabag Protokol Komunikasi Pimpinan Setda Ciamis Ani Supiani, ST, M.Si

Terpapar positif Covid-19 Bupati dan Wakil Bupati Ciamis menurut Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr. H. Bayu Yudiawan sangat dimungkinkan karena berkaitan dengan tuntutan kinerja yang begitu padat dan membutuhkan mobilisasi serta interaksi

“Dipastikan bukan dari vaksinnya tapi tertular dari sekitar,”ujarnya

Seperti diketahui, Bupati Ciamis Herdiat telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 pertama tanggal 16 Februari 2021, terang Bayu antibodi belum terbentuk dengan baik. Sedangkan Wakil Bupati Yana beserta Ibu telah divaksin tanggal 1 dan 16 Februari 2021

“Antibodi spesifik setelah di vaksin membutuhkan waktu untuk menjadi optimal sekitar satu bulan dan masih perlu bantuan (booster) suntikan kedua supaya antibodi bisa lebih optimal dan berkesinambungan dan membutuhkan waktu yang variatif rata-rata satu bulan,” jelas Bayu mengakhiri @ Ayi Darajat/AS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »