Cegah Peredaran Minuman Keras dan Kayu Ilegal, Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw Lakukan Ini

Keerom, Papua, Indikatornews.com – Personel Satgas Yonif Raider 300/Bjw, Pos Wambes dipimpin Letda Czi M.Rahmat beserta 7 orang anggota menggelar kegiatan pemeriksaan di sepanjang jalan jalur perlintasan Desa Wambes dan Desa Suskun PIR – V, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Jumat (11/10).

Kegiatan pemeriksaan tersebut menitik beratkan kepada peredaran minuman keras dan adanya praktek penjualan kayu ilegal.

Setiap kendaraan yang melintas, baik roda dua maupun empat, satu persatu diperiksa dengan teliti. Termasuk semua barang bawaan dan dokumen surat-surat pendukung kendaraan tidak luput dari pemeriksaan.

Dalam rangka mencegah perbuatan masyarakat yang melanggar hukum, langkah yang diambil oleh personel Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, Pos Wambes mendapatkan apresiasi yang cukup besar dari warga yang diperiksa. Ini karena tingginya tingkat kriminalitas dan dampak negatif dari minuman keras yang terjadi hampir di seluruh wilayah Papua setidaknya dapat di cegah peredarannya.

Adapun untuk menekan penjualan kayu ilegal dalam pelaksanaan pemeriksaan ini, Personel Pos Wambes mengecek dengan teliti dokumen surat jalan kayu dan mencocokan jumlah muatan yang di bawa dikendaraan. Sehingga kemungkinan peruntukan kayu yang diperjual belikan semuanya sudah dilengkapi dengan dokumen dan surat jalan yang resmi.

Di tempat terpisah Kepala Desa Wambes Frans Akbar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, Pos Wambes melalui Danpos Wambes Letda Czi M. Rahmat yang rutin menggelar kegiatan pemeriksaan kendaraan bermotor. Apalagi tujuan dari diadakannya pemeriksaan tepat sasaran. Tingkat kriminalitas dan maraknya pemuda mabuk-mabukan dari dampak minuman keras yang dikonsumsi dapat ditekan potensi kejadiannya dan penjualan kayu yang tidak resmi dokumennya dapat juga dicegah dengan rutinnya Pos Wambes melaksanakan pemeriksaan kendaraan. (***)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »