DPD HIPAKAD BALI TETAP SOLID DUKUNG HARIARA TAMBUNAN, KETUA UMUM HIPAKAD

Denpasar, Bali, Indikatornews.com

Ketua DPD HIPAKAD,Propinsi Bali, Jhon Korasa. SH.Sp.N. MH. mengatakan pihaknya secara tegas tetap satu komando bersama Hariara Tambunan, SE, SH, MM, sebagai Ketua Umum HIPAKAD yang sah untuk periode 2017 – 2022.
“Dan DPD Bali secara tegas menyatakan tidak pernah mengakui Ketua Umum diluar Hariara Tambunan, SE, SH, MM, sebagai Ketua Umum HIPAKAD yang sah untuk periode 2017 – 2022,” kata Jhon Korasa, Selasa, 6 April 2021 lalu di Jalan Pulau Seleus No. Denpasar, Bali.
Menurut Jhon Korasa, HIPAKAD ini merupakan perkumpulan yang bersifat specialis, istilah hukumnya, Lex specialis derogat legi generalis. Mengapa demikian, karena ormas ini berinduk kepada TNI AD, sehingga apapun bentuk kegiatannya harus ditembuskan kepada TNI AD sebagai pembinanya. Pembina di Pusat itu ada itu tiga yaitu PPAD sebagai Pembina administrative, dan lapangan adalah Kasad dalam hal ini dibawah Panglima.

Jhon Korasa. SH (sebelah kiri bersama rekan)

“Kalau kemudian ada ormas yang mengaku HIpakad tapi tidak mengakui PPAD sebagai pembinanya maka itu bukan Hipakad. Inilah yang salah paham dari penyelenggara “Munaslub Cibubur 2021” mengapa demikian? Karena dalam AD/ART HIPAKAD tidak menyebutkan pendiri. Pendiri itu awal (starting) dari mau membentuk HIPAKaD. Lalu bagaimnaa kemudia pendiri bisa mengangkat karateker sudah salah kaprah ini,” tegas Jhon Korasa.
Ditegaskan pengacara senior di Bali ini, penyelenggaraan “Munaslub HIPAKAD Cibubur” sudah gagal paham, dan tidak memahami norma-norma atau aturan-aturan yang tertuang dalam AD/ART HIPAKAD. Untuk itu, Jhon Korasa menghimbau kepada anggota yang sudah salah jalan agar kembali ke pengurusan HIPAKAD yang sah dibawah kepemimpinan Hariara Tambunan, SE, SH, MM, sebagai Ketua Umum HIPAKAD untuk periode 2017 – 2022.
“Saya menghimbau bagi yang sudah jalan, mari kembali. Karena bagaimanapun HIPAKAD ini dibentuk berdasarkan prakarsa anak-anak dari TNI aktif dan Purnawirawan. Mari, tidak ada kata terlambat, dan disini tidak ada kata istilah pecat memecat. Yang salah bisa diluruskan dan yang bengkok juga bisa diluruskan sepanjang mereka mau kembali ke HIPAKAD yang sah, Saya menghimbau Ketua Umum Hariara Tambunan, untuk bisa menerima mereka. Tapi bagi yang tidak ingin kembali ya sudahlah,” ujar Jhon Korasa mengakhirI wawancaranya. (Pramono)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »