Hari Guru Sedunia (World Teacher’s Day/WTD)

Indikatornews.com

UNESCO mendeklarasikan 5 Oktober 1994 sebagai Hari Guru Sedunia (World Teacher’s Day/WTD), yang kemudian pada tanggal yang sama di setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Guru Sedunia.

Pada tahun ini, 5 Oktober 2020, Hari Guru Sedunia mengusung tema “Guru: Memimpin dalam krisis, menata kembali masa depan”.

Berikut wawancara saya kepada salah satu guru, bapak Nur Sudiyono, mengenai Hari Guru Sedunia pada tahun 2020.

Menurut bapak, apakah tema Hari Guru Sedunia tahun ini sejalan dengan adanya peran guru di masa pandemi Covid-19 saat ini?

“Hari guru sedunia saat ini sebetulnya menjadi salah satu tolak ukur kemampuan seorang pendidik di dalam mengatasi problematika kehidupan termasuk krisis dan pandemi yang sedang terjadi saat ini. Mengapa? Karena guru menjadi salah satu inspirator kemudian juga menjadi motivator dalam proses pendidikan dan pengembangan peserta didik. Sebetulnya, peran guru itu sangat besar. Dan juga, kondisi seperti saat ini membuat guru tidak pesimis, melainkan harus memberikan banyak inspirasi terhadap peserta didiknya. Sehingga peserta didik siap mengatasi persoalan, dia mengerti bagaimana mengatasi persoalan yang ada dan siap untuk memimpin pada kesulitan yang dihadapi. Jadi, tidak ada masalah, dan ini menjadi cara kita, terutama guru untuk terus berkonstribusi terhadap perkembangan di dunia ini,” ujar Nur Sudiyono (Guru).

Dari pendidikan berarti akan lahir pemimpin-pemimpin di masa yang akan datang?

“Ya betul. Justru dari pendidikan ini akan lahir pemimipin-pemimpin pada masa yang akan datang. Misalnya, dengan kapasitas kemampuan guru yang baik, seorang guru bisa mengarahkan peserta didiknya untuk menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Jadi, jangan sampai berhenti karena adanya pandemi, kemudian proses pengembangan dan peningkatan kapasitas personal juga berhenti. Kita juga harus terus berkontribusi menata kembali masa depan,” ujar Nur Sudiyono (Guru).

Apresiasi terhadap seorang guru?

“Apresiasi terhadap seorang guru sangat besar. Kalau kita berbicara tentang faktor agama, peran guru itu sangat besar. “Barang siapa mengajarkan kebaikan, maka dia akan mendapat pahala terhadap apa yang sudah dia ajarkan kepada peserta didiknya.” Kalau dari sisi finansial misalnya atau fasilitas, memang seyogyanya guru mendapatkan fasilitas, kemudian materi yang cukup. Sehingga dia fokus untuk memberikan pembelajaran kepada peserta didiknya,” ujar Nur Sudiyono (Guru).

Selamat Hari Guru sedunia. Terima kasih kepada guru-guru yang tiada henti memberikan ilmu kepada peserta didik. (Afifatun Nida)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »