Jangan Minder, Ini Kisah Youtuber Jerome Polin Raih Beasiswa di Jepang

Indikatornews.com

Mendapatkan beasiswa merupakan salah satu cara untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Namun, mendapatkan beasiswa ke luar negeri ini tidak mudah. Perlu upaya dan jalan berliku untuk mendapatkannya. Seperti kisah inspiratif YouTuber, Jerome Polin, yang melalui perjuangan untuk mendapatkan beasiswa kuliah di Jepang.

Jerome Polin menginspirasi netizen berkat perjuangannya meraih beasiswa penuh di Universitas Waseda, Jepang. Youtuber dengan 3,96 juta subscribers ini selalu berusaha membuat konten-konten yang mengedukasi, memotivasi, dan menghibur penonton.

Konten video Jerome umumnya mengenai kehidupan pribadinya, pengetahuan budaya Indonesia dan Jepang serta kisah di balik keberhasilannya meraih beasiswa.

Tak hanya itu, video blog dengan jargon mantappu jiwa ini pun turut berbagi ilmu tentang bahasa Jepang dan juga matematika. Kini, akun Youtube-nya telah memiliki 4,6 juta subscribers.

Sejak kelas 1 SMA, Jerome sudah mencari informasi mengenai beasiswa luar negeri. Dia mengikuti program agar mengetahui universitas mana yang menyediakan beasiswa full.

“Karena kalau tidak full ya, aku tidak bisa karena aku tahu keadaan ekonomi keluargaku kayak gimana. Setelah mencari informasi, ternyata beasiswa full untuk S-1 itu sangat langka,” ujar Jerome.

Akhirnya Jerome Polin mendapatkan beasiswa Mitsui Bussan untuk belajar di Universitas Waseda Jepang jurusan matematika. Fasilitas yang diberikan berupa biaya hidup 150.000 yen/bulan dan biaya lainnya yang bersangkutan dengan proses belajar sudah ditanggung. Itulah beasiswa yang diterima Jerome, selama mengikuti perkuliahan di Jepang.

Berbagai tahap dilewati Jerome dengan penuh perjuangan. Mulai dari tes tertulis bidang matematika dan bahasa Inggris. Dan, persaingan untuk mendapatkan kesempatan kuliah di Jepang begitu sengit. Jumlah pendaftar 16.000, sedangkan yang memang layak ke negeri Kimono hanya dua orang.

“Di luar negeri, hidup secara internasional. Persaingannya, pertemanannya, budayanya, dan sebagainya. Kemudian tidak cuma belajar pelajaran kuliah, tapi bisa belajar budaya, bahasa, bahkan enggak hanya tentang Jepang, bisa dapat pengetahuan baru melalui teman-teman yang datang dari mancanegara,” ujarnya. (Dandy Dwi A)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »