Jenderal Polisi (P) Da’i Bachtiar Gelar Silaturahmi Dengan Komponen Masyarakat Indramayu

Indikatornews.com

Jenderal Polisi (P) Da’i Bachtiar, mantan Kapolri asal dari kecamatan Losarang kabupaten Indramayu periode 2001-2005 selenggarakan silaturahmi dengan komponen masyarakat Indramayu. Sabtu, 01/08/2020.

Acara silaturahmi dengan masyarakat Indramayu tersebut, diadakan dikediaman keluarga jenderal Da’i Bachtiar di desa krimun kecamatan Losarang, Indramayu.

Jenderal Da’i Bachtiar dalam silaturahminya didampingi oleh Nina Da’i Bachtiar bakal calon bupati Indramayu dari PDI Perjuangan. Banyak kisah yang disampaikan terutama tentang pengalaman hidupnya, khususnya saat masa-masa berdinas di kepolisian.

Dalam pembukaan sambutaannya Jenderal Da’i Bachtiar salah satunya menceritakan tentang pengalaman terkait nama panjangnya. Disampaikan oleh jenderal sesungguhnya nama aseli atau awal itu sebenarnya hanya Da’i semata, lalu diceritakan bahwa pada masa saat sekolah menengah pertama di Indramayu, kepala sekolahnya memanggil seluruh siswa yang memiliki nama pendek dan selanjutnya semua pada diberikan nama tambahan.

Adapun nama pemberian dari kepala sekolahnya pada waktu itu untuk jenderal Da’i Bachtiar sendiri yaitu Bachtiar. Setelah diberi nama tambahan tersebut, Da’i Bachtiar menyampaikan kepada orangtuanya bahwa telah mendapat tambahan nama baru, lalu orang tua dai Bachtiar bertanya tentang arti dari nama Bachtiar pemberian tersebut, dan setelah dicari ternyata arti Bachtiar itu adalah orang yang selalu beruntung.

“Kita semua kan tahu yaa, kalau semua akan kalah sama orang yang beruntung,” tambahnya

Kemudian diceritakan oleh Jenderal Da’i Bachtiar bahwa dirinya merasa bersyukur bisa menjabat sampai menjadi Kapolri, “saya adalah Kapolri terlama setelah masa reformasi hampir 5 tahun,”

Selanjutnya da’i Bachtiar juga memberikan motivasi kepada para tamu yang hadir dengan cerita tentang Petronas perusahaan migas Malaysia maju dan terkenal hingga cerita mengapa saya memilih Jokowi.

“Saya memilih Jokowi itu karena dua hal, yaitu kesederhanaan dan kejujuran seorang pemimpin, Nah karena Jokowi memiliki dua hal terbaiknya itu kesederhanaan dan kejujurannya, maka saya nyatakan mendukung Jokowi secara penuh,” imbuhnya

Sementara itu mengenai pencalonan Nina Da’i Bachtiar Puteri sulungnya, jenderal Da’i Bachtiar kemudian menceritakan tentang keinginan Puteri sulungnya itu untuk maju di Pilkada Indramayu adalah karena keinginan untuk perubahan ke arah lebih baik, oleh karena kengininan perubahan untuk lebih baik itu, maka Jenderal Da’i Bachtiar memberikan ijin kepada anaknya untuk turut berjuang membangun Indramayu.

“Semoga cita-cita Nina Da’i Bachtiar anak saya dapat didukung oleh masyarakat indramayu, dan saya sebagai orangtua akan bertanggung jawab untuk turut andil mendukung 100 persen dan mendampingi dalam masa perjuangannya,” ucap Jenderal Da’i Bachtiar

Jenderal Da’i Bachtiar pun berpesan kepada Nina Da’i Bachtiar atau yang biasa disebut NDB, bahwa panggilan dari masyarakat daerah Indramayu ini harus dijadikan tekad yang bulat dan agar tidak ragu-ragu untuk berjuang memenangkan rakyat dengan perubahan yang lebih baik lagi.

Disambut oleh Nina Da’i Bachtiar atas pesan-pesan tersebut. Dan selanjutnya dengan nawaitu yang tegas, Nina Da’i Bachtiar menyatakan sanggup berjuang bersama masyarakat Indramayu.

“Setelah saya mendapatkan restu dari kedua orangtua saya, maka saya siap maju di Pilkada Indramayu dan akan berjuang sekeras-kerasnya untuk perubahan Indramayu ke arah yang lebih lagi” ucap Nina Da’i Bachtiar

Semoga niatan saya dapat keridhoan Allah SWT, dan mudah-mudahan semua dapat dukungan dari masyarakat indramayu. Tambahya.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »