Jokowi Menulis

Indikatornews.com

Selamat pagi. Di saat prediksi ekonomi dunia kurang menggembirakan, belanja pemerintah menjadi penggerak utama perekonomian kita di tengah pandemi. Dan kuartal ketiga tahun ini akan menjadi kunci bagi upaya pemulihan ekonomi nasional.

Karena itulah, regulasi yang berkaitan dengan belanja pemerintah lebih disederhanakan sesuai kebutuhan di masa yang memerlukan upaya luar biasa ini.

Dalam rapat terbatas di Istana Negara, kemarin, saya minta belanja kementerian dipercepat, terutama yang anggarannya besar-besar. Misalnya Kemendikbud dengan anggaran Rp70,7 triliun, Kemensos Rp104,4 triliun, Kemenhan Rp117,9 triliun, Polri Rp92,6 triliun, atau Kemenhub Rp32,7 triliun.

Selain itu, pembelanjaan pemerintah juga harus mengutamakan produk-produk yang ada di dalam negeri. Di Kemenhan, misalnya, kalau bisa belanja di PT Dirgantara Indonesia, di Pindad, atau di PAL. Begitu juga belanja sejumlah kebutuhan medis, tak perlu lagi beli dari luar, apalagi hanya berupa masker yang sudah banyak kita produksi. Produksi APD (alat pelindung diri) kita 17 juta per bulan, sementara yang terpakai kurang lebih 4-5 juta unit.

Belanja pemerintah di dalam negeri akan memacu pertumbuhan ekonomi kita.

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »