Komjen Syafruddin Pemimpin Reformasi Birokrasi

Jakarta, Indikatornews.com

Sambutan hangat mengiringi kedatangan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Komjen Pol. Syafruddin di kantornya.

Tampak hadir Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Sofian Effendi, Kepala Badan Kepegawaian Negara, segenap pejabat pimpinan tinggi Kementerian PANRB, puluhan jurnalis televisi, media cetak, online, radio hadir di ruang Sriwijaya kantor Kementerian PANRB.

Komjen Pol. Syafruddin melakukan serah terima jabatan dari pendahulunya, Asman Abnur di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, sesaat setelah dilantik oleh Presiden  Jokowi, Rabu (15/08).

“Apa yang sudah dilaksanakan Pak Asman  akan dilanjutkan karena programnya cukup baik,” ujarnya.

Berbagai jabatan penting di lingkungan Polri pernah diemban. Pada tahun 2004, ia pernah menjabat sebagai Ajudan Wakil Presiden RI pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono – Jusuf Kalla. Tahun 2009, ia menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Utara, kemudian menjadi Kapolda Kalimantan Selatan pada 2010, Kadiv Propam pada tahun 2012, hingga dilantik menjadi  Wakapolri mendampingi Jenderal Pol. Tito Karnavian pada 2016.

Ia juga merupakan taruna Akademi Kepolisian angkatan 1985 dan mengawali jabatannya menjadi Kasubdit  Patroli Kota Polda Metro Jaya pada November 1985.

Segudang pengalaman itu dinilai cukup untuk mengampu jabatan baru sebagai Menteri PANRB dalam Kabinet Kerja. Meski tinggal setahun lagi, namun pekerjaan masih cukup banyak dan memerlukan akselerasi. Diharapkan tangan dingin Sang Jenderal ini bisa menjawab berbagai persoalan birokrasi  di tanah air.

Sejumlah harapan datang dari para kolega dan sahabat, dalam kepemimpinan Syafruddin menjadi Menteri PANRB. Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Sofian Effendi berharap, apa yang diprogramkan seperti mewujudkan ASN berkelas dunia dapat segera tercapai, kemudian terus melakukan perbaikan pelayanan publik. Sektor SDM, postur pegawai dapat segera dibenahi, serta pengembangan dalam hal e-government.

“Untuk masa jabatan satu tahun, saya yakin untuk perbaikan pelayanan publik dan pembenahan SDM dapat dilaksanakan,” ujarnya.

Begitu pula yang disampaikan Kepala BKN Bima Haria Wibisana, iya berharap berharap Menteri PANRB lebih banyak lagi melakukan koordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak.

“Tugas dan fungsi Kementerian PANRB sebagai pembuat kebijakan tidak bisa berjalan sendiri.  “Perlu dorongan besar dan kerjasama yang lebih kuat dengan banyak pihak,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil berharap, di bawah nahkoda Komjen Pol. Syafruddin, Kementerian PANRB dapat melanjutkan apa yang sudah dijalankan oleh Menteri terdahulu. Jika hal tersebut dilaksankan maka reformasi di negeri ini semakin baik lagi kedepannya.(hms)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »