Laboratorium Biomolekuler Untuk Pemeriksaan Hasil Test Swab, Resmi Dimiliki Kota Tasikmalaya

Tasikmalaya, Indikatornews.com

Laboratorium biomolekuler untuk percepatan proses pemeriksaan hasil test swab (Lab PCR) diresmikan penggunaannya, di laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Dinas kesehatan Kota Tasikmalaya, selasa (19/1/2021)

Adanya waktu tunggu terhadap hasil pemeriksaan swab pada suspek atau probable dan juga masih adanya pasien aktif yang belum dapat melakukan perawatan atau isolasi tersentral yang disediakan pemerintah, merupakan salah satu kendala yang dapat memperlambat penanganan termasuk dalam upaya pemutusan mata rantai penularan Covid-19

“Dengan memiliki Laboratorium biomolekuler akan mempercepat mendapatkan hasil test swab dan segera dilakukan tindak lanjut dengan sesegera mungkin dilakukan isolasi mandiri atau pun isolasi tersentralistik yang disediakan pemerintah,” kata Plt Walikota Tasikmalaya H. Muhammad Yusuf

Kendala lain berdasarkan data evaluasi satgas penanggulangan Covid-19, terang Yusuf masih banyak warga masyarakat belum menerapkan protokol kesehatan secara maksimal khususnya 3M sehingga memperburuk kondisi dan peningkatan kasus Covid-19.

“Kepatuhan dalam menggunakan masker Kota Tasikmalaya berada di urutan 9 terbawah dan urutan ke-4 terbawah dari 27 wilayah di Jawa Barat dalam kepatuhan menjaga jarak,” sesal Yusuf

Mesin PCR bantuan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) tersebut awalnya belum lengkap sehingga disempurnakan dengan menggunakan anggaran dari APBD Kota Tasikmalaya melalui DTT (Dana Tidak Terduga)

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Dr. Uus Supangat, berdasarkan uji hasil untuk quality control dan aspek akurasi Unit PCR dan extraksi serta alat pendukung lainnya termasuk tegangan negatif ruangannya memenuhi syarat dan dapat berfungsi dengan baik sehingga dapat langsung running / digunakan

“Secara umum, keakuratan hasil PCR berkisar antara 70-75% ke atas. Mesin ini kapasitasnya cukup besar. Sekali running 96-98 sample,” jelasnya

Pengambilan sample yang dilakukan mulai jam 13.00 hingga jam 16.00 WIB per hari antara 80-120 sample sehingga hasilnya dapat segera diketahui. Sebelumnya untuk mengetahui informasi positif atau negatif Covid-19 hasil test swab dibutuhkan waktu 4 hingga 10 hari

Sebagai konsekuensi, tambah Uus untuk mengantisipasi jika banyak terkonfirmasi positif pihaknya telah menyediakan RS type D RS Dewi Sartika dan RS Purbaratu sebagai ruang isolasi penanganan pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya @ Ayi Darajat




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »