Pelatihan Pelayanan Penumpang MRT Bagi Penyandang Disabilitas

Jakarta, Indikatornews

Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), Siswadi menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Manajemen MRT yang telah melaksanakan Pelatihan Pelayanan Ramah Penumpang MRT Bagi Penyandang Disabilitas yang sudah memasuki angkatan VI. “Saya menilai ini tujuan yang mulia,” kata Siswadi yang juga sebagai Pembina Gerakan Aksesibilitas Umum Nasional (GAUN), pada acara penutupan pelatihan yang diselenggarakan Kamis (20/12) di Jakarta.
Siswadi sangat mengapresiasi, manajemen MRT karena merupakan unit pelayanan umum bidang transportasi yang pertama kali di Indonesia yang menyelenggarakan pelatihan semacam ini. Serta memberikan sertifikat bagi program Pelatihan Pelayanan Ramah bagi Penumpang Penyandang Disabilitas. Pelatihan ini diselenggarakan agar pelayanan MRT benar benar ramah terhadap penumpang penyandang disabilitas. “Apalagi transportasi MRT ini merupakan moda transportasi pertama di Indonesia,” katanya menambahkan.

Siswadi menyerahkan sertifikat kepada salah satu perwakilan peserta pelatihan. (Foto: ist)


Menurut Siswadi pelatihan ini sejalan dengan tekad pemerintah dalam memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas, seperti dikemukakan oleh Presiden Joko Widodo pada Acara Puncak Hari Disabilitas Internasional yang diselenggarakan di Kota Bekasi, 3 Desember lalu dengan thema Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas.
Siswadi menjelaskan, pelatihan ini insya Allah akan memberikan manfaat dan keberkahan bagi peserta maupun manajemen MRT, yakni para peserta pelatihan akan merasakan langsung meningkatnya rasa sensitivitas dan syukur karena ternyata banyak saudara kita yang menyandang keterbatasan akses. Sedangkan bagi manajemen MRT akan mendapatkan kesan yang kuat bahwa Moda Transportasi MRT merupakan moda transportasi modern yang aman dan nyaman dibuktikan dengan mudahnya para Penyandang Disabilitas menggunakan MRT.
Sementara Ariani Soekanwo selaku Ketua Umum GAUN dalam penjelasannya menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki beberapa payung hukum yang semestinya menjadi kewajiban bagi para pengelola moda transportasi publik lainnya untuk mengikuti jejak manajemen MRT.(*)


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »