Pengguna Kartu Tani (KT) di Kota Tasikmalaya Baru Mencapai 30-40 Persen

Tasikmalaya, Indikatornews.com

Penggunaan Kartu Tani (KT) di Kota Tasikmalaya untuk memperoleh pupuk bersubsidi ternd nya meningkat. Namun, persentase pengguna baru mencapai 30-40% dibandingkan potensi lahan pertanian seluas 5.777 hektar.

“Tingkatkan pemanfaatannya karena quota pupuk bersubsidi untuk Kota Tasikmalaya sudah tersedia,” ujar Staf Direktorat Pupuk dan Pestisida Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Dini Widyasmarani, STP, M.Si saat Monev di tiga (3) Gapoktan Kota Tasikmalaya, kamis (21/11/2019)

Dini Widyasmarani (merah) saat monev di Gapoktan Sadar Bakt

Dia mengatakan, Monev dilakukan terkait penggunaan dan pemanfaatan Kartu Tani di Kota Tasikmalaya untuk memantau penyaluran dan pemanfaatan Kartu Tani bagi 17.709 petani di Kota Tasikmalaya. “Dari 98,57 persen kartu tani yang sudah disalurkan, baru 30 hingga 40 persen yang menggunakannya,” ungkap Ir. Tata, Koordinator penyuluh pertanian se-Kota Tasikmalaya Dinas Pertanian Kota Tasikmalaya

Terpisah, Gapoktan Sadar Bakti Kecamatan Indihiyang Kota Tasikmalaya dengan 190 anggota dan luas lahan garapan 34,2 hektar, seluruh anggotanya sudah menggunakan Kartu Tani (KT) untuk memperoleh pupuk bersubsidi.

“Untuk satu hektar, quota pembelian dengan Kartu Tani sebanyak 5 kuital organik, 3 kuintal NPK dan 2 kuintal urea untuk satu musim tanam,” jelas Ketua Gapoktan dan juga pengurus gapoktan Kota Tasikmalaya Dadan Daruslan

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Drs. H. Tedi Setiadi, S.Pd, M.Pd mengharapkan semua petani di Kota Tasikmalaya bisa memanfaatkan Kartu Tani ini untuk memperoleh pupuk berkualitas dengan harga terjangkau sehingga hasil panen semakin berkualitas dan secara kuantitas naik. “Kami akan terus dorong peningkatan penggunaan Kartu Tani yang baru mencapai 30-40 persen,” ujar Tedi yang dihubungi lewat Seluler @ Ayi Darajat

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »