Penyederhaan Regulasi di Sambut Berbagai Kalangan

Jakarta – Pemerintah Indonesia pada periode kepemimpinan Jokowi-Amin ini sangat serius dalam meningkatkan ekonomi dan investasi. Di sambut OKP Garuda KPP-RI Jakarta.

Hal tersebut ditandai dengan diskusi publik Senin (16/12/19) di Cafe Upnormal, Jln. Raden Saleh, Jakarta Pusat, dengan menghadirkan Cupli Risman, Ketua Umum Garuda KPP- RI, Diana Ambarwati, ME, pengamat Ekonomi, Dwi Saputro Nugroho, Praktisi Hukum dan puluhan peserta dari berbagai kalangan.

Cupli Risman dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa penyederhanaan regulasi ini tersebut akan dirasakan oleh para pengusaha dan pelaku ekonomi dibidangnya masing-masing. Hal itu berubah karena kultur kebangsaan sudah mulai menerima berubah teknologi yang ada.

Sementara Dwi Saputro Nugroho mengatakan, di dalam Badan Legislasi ini sudah ada beberapa usulan RUU seperti UU cipta lapangan kerja. “Saya kira hal ini tidak cukup dibahas oleh pemerintah, akan tetapi perlu adanya diskuski besar-besaran dan mengungang akademisi, praktisi hukum, pengusaha, dan para tokoh masyarakat untuk membahas terkait Omnibus Low ini,” ujarnya.

“Sekarang sudah ada satgas Omnibus Low dengan visi omnibus low untuk meningkatkan investasi sehinga ekonomi kita meningkat, dan kita sangat barhap tidak ada lagi hambatan terkait perizinan. Karena jika hal tersebut tidak diterapkan maka ekonomi kita sangat sulit berkembang,” pungkasnya.

Diana Ambarwati menyampaikan, mengapa investor lebih memilih keluar negeri dibanding dalam negeri karena berbelit-belitnya aturan regulasi. “Ditambah lagi soal keadaan SDM kita hari ini belum memadai karena sehinga perlu improvement hal tersebut sudah sangat sesuai dengan visi pemerintahan,” ujarnya.

“Perlu kita sadari bahwa penyederhanan UU perizinan, pekerjan, inovasi dan riset, mengadakan lahan, pajak dll, sudah sangat layak untuk di lakukan penyederhanaan dan sekarang sudah ada dua undang-undang sedang di proses dan jika dua RUU ini dirambungkan maka orang akan mudah membuat Persero. Hal tersebut saya kutip dari Menko bapak Airlangga Hartanto. Kemudian dalam UU tersebut UMKM yang bekerjasama dengan universitas untuk riset, Saya melihat dari rancangan UU ini ada peluang bagi para milenial untuk menjadi pengusaha baru, ” ungkap Diana. (***)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »