Seminar Kebudayaan : Manfaatkan Kebudayaan Dan Kearifan Lokal Sebagai Kekayaan Dan Identitas bangsa 

Tasikmalaya, Indikatornews.com

Budaya merupakan pembentuk karakter bangsa dan merupakan modal peningkatan kesejahteraan dengan masyarakat sebagai subjek kebudayaan serta pemajuan budaya Indonesia akan mempengaruhi peradaban dunia.

“Terciptanya ketahanan budaya dapat menyelesaikan benturan sosial di masyarakat,” ujar Ferdiansyah, SE,MM Anggota Komisi X DPR RI pada Seminar Kebudayaan di Hotel Santika Kota Tasikmalaya, sabtu (7/12/2019)

Menurutnya, budaya jangan diartikan sebagai biaya tetapi investasi. Melalui aktivitas pelestarian, pemeliharaan dan berbagai aktivitas lainnya (Etos kerja pun merupakan bagian dari budaya) merupakan upaya menjadikan budaya menjadi daya tarik bangsa Indonesia.

“Hal apapun dalam pembangunan nasional beraspek dari budaya. Budaya menjadi haluan pembangunan nasional,” jelasnya.

Rektor Universitas Perjuangan Prof. Iyus Darusman (tengah) dan Kabid Kebudayaan Drs. Dindin Saefudin (tiga kiri)

Seminar yang diikuti unsur TNI/Polri, Pemda Kota dan Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan ini diharapkan merubah paradigma, menggugah dan membangkitkan kembali budaya masyarakat yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia seperti  sifat gotong royongan, sopan santun. “Manfaatkan kebudayaan dan kearifan lokal sebagai kekayaan dan identitas bangsa Indonesia,” tandas Ferdiansyah

Kekhawatiran terkait kebudayaan adalah infiltrasi budaya. Untuk itu perlu upaya untuk memperkokoh budaya hingga tercipta ketahanan budaya. “Datangnya budaya luar hingga terjadi pencampuran mengakibatkan melemahnya budaya daerah. Padahal budaya luar belum tentu cocok hingga akhirnya terjadinya degradasi budaya,” kata Rektor Universitas Perjuangan Tasikmalaya Prof. Iyus Darusman

Pemajuan budaya mutlak diperlukan melalui pembinaan, pengembangan budaya, pemanfaatan objek kebudayaan untuk menguatkan Ipoleksosbudhankam dalam mewujudkan tujuan nasional serta Perlindungan terhadap keberlanjutan kebudayaan dengan cara inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan,penyelamatan dan publikasi

“Media menjadi satu dari enam pilar penyangga kebudayaan setelah Akademisi, Bisnis, Pemerintah Pusat, Pemda dan komunitas,” ungkap Drs. Dindin Saefudin Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya yang mengharapkan media bersinergi, terpadu dan terkoordinasi  dalam menyangga kebudayaan @ Ayi Darajat

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »