Sering Bau Badan? Berikut 5 Hal Yang Harus Diperhatikan!

Indikatornews.com

Bau badan menjadi salah satu masalah yang banyak dihadapi manusia.  Masalah bau badan dapat mempengaruhi kepribadian seseorang, baik itu kurangnya kepercayaan diri hingga produktivitas yang menurun.

Kulit manusia memang memiliki 3 kelenjar, yaitu 1 kelenjar minyak dan 2 kelenjar keringat. Saat pubertas, hormon menjadi aktif dan bau badan mulai muncul. Bau badan itu timbul akibat aktivitas kelenjar apokrin yang terkena bakteri, karena kulit ketiak kita ditutupi oleh kuman dan bakteri yang menghasilkan zat-zat yang menimbulkan bau.

Untuk bisa meminimalisir bau badan, ada 5 hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pastikan kita memperhatikan apa yang kita makan. Perlu diingat bahwa kulit adalah salah satu organ ekskresi, jadi apa yang kita makan itu dibuang juga melalui keringat. Oleh krena itu bau badan orang Indonesia akan berbeda dengan orang barat, bau badan orang yang makan daging juga berbeda dengan yang makan sayur. Kurangilah makanan yang berbau menyengat dan kurangi konsumsi alkohol.

 

  1. Mengendalikan stress dengan baik. Kelenjar apokrin sensitif terhadap adrenalin, dimana ketika kita cemas, stress, dan takut, bisa memicu keringat jadi lebih berbau dibadangkan dengan orang yang relax menjalani hidup.

 

  1. Jaga kebersihan badan dengan baik. Karena seluruh tubuh kita tidak pernah terlepas dari bakteri baik yang fungsinya melawan bakteri jahat yang muncul. Tapi memang di area tubuh tertentu mengeluarkan bau. Jadi, pastikan selalu mandi 2 kali sehari, ganti baju bila berkeringat agar keringat tidak menumpuk dan meninggalkan bau.

 

  1. Gunakan deodorant dan antiperspirant. Ini cara yang paling gampang untuk dilakukan. Antiperspirant dapat mengurangi jumlah keringat yang keluar dari kulit Anda, sementara deodoran hanya dapat membantu menghilangkan bau tubuh yang terkait dengan keringat.

 

  1. Treatment di dokter kecantikan, karena ada beberapa orang yang memiliki produksi keringat yang banyak dan bau sehingga walaupun sudah memakai deodorant tetap bau. Tapi treatment seperti ini harus melalui konsultasi dan dilakukan oleh dokter spesialis.

(Khusni Laela)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »