Terapkan Disiplin Prokes, “Jakarta RF” Sukses Gelar Fun Bike di Jatiluhur

Jakarta, Indikatornews.com – Banyak cara dilakukan untuk tetap beraktivitas secara sehat, khususnya di tengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia, tak terkecuali Indonesia. Namun, satu hal yang paling penting diingat dan dijaga pada masa pandemi ini adalah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Tujuannya, kesehatan tetap terjaga, tidak sampai terpapar.

Belakangan ini tak dapat dimungkiri olahraga yang sedang “ngetrend” di kalangan masyarakat adalah bersepeda alias “gowes”. Selain gowes, yang juga banyak digemari masyarakat adalah berlari (running). Coba tengok di jalan-jalan utama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya dan juga jalan-jalan di pinggirannnya, hampir setiap hari dijumpai para pesepeda (bikers), baik berkelompok atau perorangan. Jumlahnya menjadi lebih banyak lagi saat weekend, Sabtu dan Minggu.

Adalah komunitas gowes Jakarta RF (Rennen & Fietsen) yang tak mau ketinggalan melakukan kegiatan bersepeda di tengah pandemi ini. Baru-baru ini, tepatnya 13-14 November 2020, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November mereka menggelar gowes bareng. Bekerjasama dengan Perum Jasa Tirta (PJT) II komunitas ini menggelar “Jatiluhur Fun Bike” di kawasan Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

“Kegiatan gowes ini rutenya seputaran wisata Jatiluhur  dan jaraknya lebih kurang 20 kilometer,” kata Nofyan Yunaz, ketua panitia kegiatan ini.

Walaupun kegiatan ini terbuka untuk umum, namun pembatasan jumlah peserta tetap dilakukan panitia.  “Protokol kesehatan menjadi perhatian utama kami, jumlah peserta kami batasi maksimal 50 orang,” Nofyan melanjutkan.

Bukan hanya fun bike, yang menarik dari kegiatan ini panitia juga memberikan wadah bagi peserta yang yang memiliki hobi lari. Setidaknya ada sejumlah anggota komunitas ini yang memanfaatkan kegiatan ini untuk berlari di kawasan Jatiluhur. Yang pasti, bukan cuma sekadar olahraga, panitia juga memiliki misi meningkatkan minat wisata masyarakat ke Wisata Jatiluhur Valley & Resort. Para peserta pun dapat menikmati pemandangan di lokasi yang dilalui. Lebih seru lagi, panitia juga menyediakan “door prize” untuk peserta!

Komunitas gowes Jakarta RF  dibentuk Juli 2020 lalu. Jakarta RF sendiri merupakan pecahan dari beberapa komunitas gowes di Jakarta. Selain Nofyan ada nama lain, yakni Saul “Babang” Sahat, Asep Demang, Boy, dan Irwan sebagai pencetus. Kalau kemudian menggunakan kata “RF” itu karena komunitas ini dibentuk tidak sekadar wadah buat mereka yang gemar bersepeda, melainkan juga yang gemar berlari, khususnya lari jarak jauh atau marathon.

“Makanya digabungkan namanya menjadi Jakarta Rennen and Fietsen,” kata Nofyan.

Saat ini Jakarta RF telah memiliki lebih dari 100 anggota dengan berbagai latar belakang dan profesi yang berdomisili di Jabodetabek. Kendati kegiatan sudah berjalan, Nofyan mengaku sebenarnya kepengurusan Jakarta RF belum terbentuk.

Belum dibentuknya kepengurusan bukan tanpa alasan. Komunitas ini ingin memperlihatkan kekompakannya lebih dulu. “Intinya kami harus solid. Untuk sementara kami bentuk panitia dulu saja di setiap ada kegiatan,” kata Nofyan.

Kegiatan gowes dan lari di Jatiluhur ini bukan yang pertama digelar Jakarta RF. September lalu kegiatan yang sama juga digelar di kawasan Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat.

Nofyan bersyukur karena kegiatan di Jatiluhur berjalan lancar dan aman. Karena tujuannya adalah membuat sehat dengan bersepeda dan berlari di tengah pandemi, panitia pun harus selalu mengingatkan dan memastikan kepada seluruh peserta bahwa protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik. (KST)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »